IPB Badge
Hallo user! Untuk akses penuh pada mata pelajaran Anda perlu dalam beberapa menit membuat keanggotaan baru untuk Anda sendiri pada situs ini. Setiap mata pelajaran juga nantinya akan membutuhkan satu kali memasukkan “Kunci Masuk”, yang mungkin Anda butuhkan nanti. Ini adalah langkah-langkahnya:

  1. Isilah formulir Anggota baru dengan data Anda.
  2. Sebuah email akan dikirimkan ke alamat email yang Anda masukkan.
  3. Baca email yang dikirimkan, dan klik pada link situs yang ada.
  4. Keanggotaan Anda akan dikonfirmasikan dan Anda akan mulai bisa login.
  5. Setelah login, pilih mata pelajaran yang ingin Anda ikuti.
  6. Jika Anda diminta untuk memasukkan “Kunci Masuk” – maka masukkan Kunci Masuk yang diberikan oleh pengajar Anda. Ini akan “mendaftarkan” Anda pada mata pelajaran.
  7. Sekarang Anda dapat mengakses penuh mata pelajaran tersebut. Selanjutnya Anda hanya akan perlu untuk memasukkan nama pengguna dan password Anda (pada form di halaman ini) untuk Login dan meng-akses yang telah Anda daftar.

IPB Badge
SEMESTER I

1.  Pendidikan Agama   (DBU 1101 – SMT I)    2 SKS

Membahas konsep ketuhanan dan keyakinan terhadap Tuhan, fungsi dan peran agama dalam membentuk   manusia ang berakhlak mulia (berbudi luhur), beramal soleh, berpandangan luas dalam membina keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan sesama manusia, dan antara manusia dengan lingkungan hidupnya.

2.  Pendidikan Pancasila  (DBU 1102 – SMT I)   2 SKS

Membahas Pancasila sebagai dasar ideologi negara dan sebagai dasar pembentukan jiwa

dan semangat nasionalisme serta persatuan dan kesatuan bangsa.

3.  Pendidikan Kewarganegaraan  (DBU 1103 – SMT I)  2 SKS

Membahas wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik dan strategi nasional,

politik strategi pertahanan keamanan nasional, dan system pertahanan keamanan rakyat semesta.

4.  Bahasa Indonesia  (DBU 1104 – SMT I)  2 SKS

Membahas dan melatih mahasiswa dalam penerapan ejaan yang disempurnakan dan tata bahasa, ketepatan pemilihan kata atau  bentuk kata dalam kalimat, serta ketepatan pengungkapan ide dalam kalimat efektif.

5.  Bahasa Inggris I (DBU 1105 – SMT I)   2 SKS

Membahas dan melatih ketrampilan berbahasa Inggris tingkat dasar, terutama penguasaan gramatika bahasa Inggris.

6.  Sejarah Kearsipan (DBK 1110 –SMT I)  2 SKS

Membahas sejarah perkembangan kearsipan, organisasi profesi kearsipan internasional dan regional, serta perkembangan lembaga dan sistem kearsipan di Indonesia , perkembangan dan fungsi lembaga arsip daerah setelah keluar UU No. 22 tahun 1999.

7.  Pengantar Ilmu Kearsipan (DBK 1107 – SMT I)  2 SKS

Membahas dasar-dasar kearsipan sebagai ilmu dan lingkup ilmu kearsipan, kaitannya dengan  Ilmu administrasi, dokumentasi, perpustakaan,  manajemen dan informasi, daur hidup arsip, dan kaitan antara records management, archives management dan records continuum model.

IPB Badge
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu ([tool]) dan koneksi ([link]) sehingga pengguna dapat ber-([navigasi]), berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sens rialistis.

Bau mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input penditeksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Pada komputer penerima harus tersedia perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.

IPB Badge

Normalisasi (Bag.1)

Author: Danu Wira · Published: October 6, 2009 · Category: Database, Sistem Informasi Manajemen

Beberapa waktu lalu, beberapa rekan menanyakan dalam blog saya tentang langkah-langkah dalam membangun sebuah database. Sebelum memulai membuat sebuah database, kita perlu melakukan normalisasi terhadap database yang akan kita buat. Setiap programmer memiliki cara tersendiri dalam melakukan normalisasi data, dan berikut ini adalah cara saya dalam melakukan normalisasi, dan saya akan coba jelaskan dengan cara […]

Open Journal Systems: Solusi Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Jika bahasa tertulis adalah penanda peradaban sebuah bangsa. Maka publikasi ilmiah adalah tanda kemajuan olah pikirnya. Namun, rasio publikasi ilmiah per akademisi Indonesia yang masih sangat rendah, tak serta-merta menandakan rendahnya output olah pikir bangsa ini. Tentu patut kita sayangkan ketika faktor ekonomislah yang membuat ciut nyali para pengelola publikasi ilmiah yang berakibat lambannya perkembangan […]

Sinergi Positif dan Negatif Sistem Informasi dan Strategi Perusahaan

Author: Administrator · Published: November 25, 2008 · Category: Sistem Informasi Manajemen

Pada saat menulis artikel ini, saya dan seorang rekan saya yang jauh lebih senior sedang ditugaskan oleh Lembaga Manajemen PPM untuk menjadi konsultan perencanaan stratejik korporat (corporate strategy) pada sebuah perusahaan besar di Indonesia ini, yang memiliki lebih dari sepuluh anak perusahaan. Dalam menyusun perencanaan stratejik korporat ini, salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah membuat […]

ERP Infrastruktur Vital sebuah Industri

Author: Administrator · Published: November 25, 2008 · Category: Sistem Informasi Manajemen

Sistem ERP adalah sebuah terminologi yang diberikan kepada sistem informasi yang mendukung transaksi atau operasi sehari-hari dalam pengelolaan sumber daya perusahaan. Sumber daya tersebut meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas.
Sistem ERP dibagi atas beberapa sub-Sistem yaitu Sistem Financial, Sistem Distribusi, Sistem Manufaktur, dan Sistem Human Resource. Contoh sistem ERP komersial antara […]

source:http://ilmukomputer.org/category/sistem-informasi-manajemen/

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Komputer hanya dapat diberi perintah yang terdiri dari perintah-perintah dasar tersebut. Perintah-perintah yang lebih rumit (misalnya mengurutkan suatu daftar sesuai abjad) harus diterjemahkan menjadi serangkaian perintah-perintah dasar yang dapat dimengerti komputer (perintah-perintah yang termasuk dalam instruction set komputer tersebut) yang pada akhirnya dapat mennyelesaikan tugas yang diinginkan, meskipun dijalankan dengan beberapa operasi dasar, bukan satu operasi rumit.

Bahasa Pemrograman merupakan notasi yang dipergunakan untuk mendeskripsikan proses komputasi dalam format yang dapat dibaca oleh komputer dan manusia. Proses komputasi umumnya Bahasa pemrograman == Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Komputer hanya dapat diberi perintah yang terdiri dari perintah-perintah dasar tersebut. Perintah-perintah yang lebih rumit (misalnya mengurutkan suatu daftar sesuai abjad) harus diterjemahkan menjadi serangkaian perintah-perintah dasar yang dapat dimengerti komputer (perintah-perintah yang termasuk dalam instruction set komputer tersebut) yang pada akhirnya dapat mennyelesaikan tugas yang diinginkan, meskipun dijalankan dengan beberapa operasi dasar, bukan satu operasi rumit.

Bahasa Pemrograman merupakan notasi yang dipergunakan untuk mendeskripsikan proses komputasi dalam format yang dapat dibaca oleh komputer dan manusia. Proses komputasi umumnya didefinisikan secara formal menggunakan konsep matematika dari Mesin Turing. Pada dasarnya bahasa Pemrograman dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara manusia dengan komputer

Sebuah bahasa pemrograman disebut Turing Complete jika dapat dipergunakan untuk mendeskripsikan semua komputasi yang dapat dilakukan Mesin Turing, yaitu memiliki variable integer dan operator aritmatik, pernyataan penugasan, pernyataan sekuensial, pernyataan seleksi, dan pernyataan iterasi didefinisikan secara formal menggunakan konsep matematika dari Mesin Turing. Pada dasarnya bahasa Pemrograman dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara manusia dengan komputer

Sebuah bahasa pemrograman disebut Turing Complete jika dapat dipergunakan untuk mendeskripsikan semua komputasi yang dapat dilakukan Mesin Turing, yaitu memiliki variable integer dan operator aritmatik, pernyataan penugasan, pernyataan sekuensial, pernyataan seleksi, dan pernyataan iterasi

source : Wikipedia